RSS

Man Jadda Wajada

Kalimat pendek berbahasa Arab ini bermakna ringkas tapi tegas. Barangsiapa bersungguh-sungguh, akan berhasil. Kata mutiara sederhana yang akan terus menjadi tongkat sekaligus kompas bagi mereka yang mendamba kesuksesan dan keberhasilan. Tentu sukses di sini maknanya luas, bisa dalam ujian, sukses karir, mencari jodoh, hingga sukses akhirat utamanya.

Man Jadda Wajada, seperti mantera sakti bagi pendekar dalam menumpas musuh-musuhnya. Begitu pula baginya yang sedang menghadapi ujian, mantera ini dapat menjadi sumbu semangat dalam batinnya. Ia yakin bahwa nilai sempurna bagi para ksatria, tidaklah diraih kecuali dengan belajar dan bekerja keras. Bagi mereka yang sedang mengejar karir hidupnya, mantera ini pun akan menjadi ilmu kanuragannya dalam memeras keringat mencapai cita-citanya. Ia tahu bahwa kemanisan tidak akan datang melainkan setelah kepahitan. Bagi mereka yang sedang mencari jodoh, mantera ini dapat menjadi teman setianya ketika jodoh tak kunjung mendekat. Ia akan terus berusaha hingga ia menemukan cinta sejatinya. Terlebih bagi mereka yang mendambakan kesuksesan akhiratnya, tentu ia yakin bahwa surga bukanlah barang murah. Surga adalah tempat bagi mereka yang terus menggesa asa mengumpulkan pundi-pundi amalnya dan bukan bagi mereka yang hanya gemar berpangku dagu.

Man Jadda wajada, kalimat ajaib yang akan terus melekat di hati para ksatria yang tak kenal lelah melukis hidupnya. Teruslah berkarya untuk menghias dunia.      

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 14, 2011 in Tak terkategori

 

Puasa Qadha’ dan Puasa Sunnah dengan Satu Niat

Pertanyaan :
Bolehkan berpuasa qadha’ dan puasa sunnah dengan satu niat, misal puasa Arafah dan mengqadha’ puasa Ramadhan dengan satu niat?

Jawaban :
Jika yang dimaksud adalah berpuasa Arafah dengan puasa qadha’ atau Asyura dengan puasa qadha’ maka hal seperti itu tidaklah mengapa. Anda boleh berpuasa qadha’ pada hari Arafah dan mendapatkan pahala (puasa Arafah), begitu juga berpuasa Asyura dengan niat qadha’ dan mendapatkan pahala (Asyura).

Fatwa Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin
Fatawa Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin, Juz 1, hal 473,  Dar ‘Alim Al-Kutub

 
2 Comments

Posted by pada Mei 28, 2011 in Fatawa

 

“Separuh Jiwaku” Pergi

Ketika hati sudah tertaut dengan sesuatu, pasti ia akan merasa kehilangan jika sesuatu itu terlepas dari hatinya…kadang terasa sangat pedih merintih…meronta-ronta hatinya mencari sesuatu yang hilang itu. Mengapa??? Karena sesuatu itu telah menjadi bagian dari hatinya. Berjuta-juta tanya mendera dalam jiwa bak hatinya dihujani anak panah yang tak kunjung reda. Di mana? Di mana? dan Di mana??? Hanya ada satu cara menghentikan itu semua. Ya, bertemu dengannya. Itulah obatnya. Kehilangan sesuatu yang dicinta memang menyakitkan akan tetapi semakin lama dan lama tak bersua dengannya, maka ketika kelak bertemu dengannya,,,,,rasakan saja sejuta rasa bercampur aduk mengaduk rasa dalam jiwa..senenggg,,,mangkellll, kangenn,,,pokoknya jadi satu. Yahhh…engkau benar…akulah yang sedang didera rasa itu. Something missing from my life. Aduhhh…sudah kucari kemana-mana tapi tak ketemu juga…Q tanya “seribu nyawa” tapi tak ada jawabnya…hanya satu kata yang kuucap Astaghfirullahal ‘adzim….ya Allah semoga engkau pertemukan aku dengannya….Flask disk-Q.hehe…

not by Anang but By Ayyas

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 17, 2010 in Coretan Isi Hati

 

Sarapan Pagi Ini

Waktu kita tak banyak. Setelah ini kita akan bertemu dengan alam yang bernama akhirat. Alam panjang yang tak ada ujungnya. kekal. Mau tidak mau kita pasti akan meninggalkan dunia ini. Di sini kita hanya sementara. Di sini hanyalah tempat untuk mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya untuk kita bawa ke akhirat kelak. Bekalnya bukan uang, pangkat, gelar, anak, ternak, hasil bumi, dan lain sebagainya, tapi bekalnya adalah amal kebajikan kita. Semakin banyak bekal kebajikan yang kita kumpulkan, maka semakin mudah perjalanan akan kita lalui. Oleh karena itu, teruslah menggesa asa mengumpulkan pundi-pundi amal kita. Pelihara api kecil semangatmu hingga berkobar menjadi api yang besar. Menjadi api semangat yang mampu membumihanguskan segala bisikan keterlenaan.

Waktu kita hanya sedikit. Sekarang adalah waktunya beramal, sedang “esok” adalah waktunya perhitungan. Segala perbuatan kita akan dipertanggungjawabkan. Hanya orang cerdik yang mampu melaluinya. Yaitu mereka yang mampu mengalahkan hawa nafsunya dan beramal untuk negeri akhiratnya. Semua amal kita terekam jelas di CCTV ilahi. Nanti, kita menyaksikan setiap detik yang telah kita lakukan di sini.

Sungguh hina masa muda yang hilang dengan kesia-siaan. Dan waktu terus berjalan tanpa menghiraukan segala yang ada. Tidaklah sebuah pengharapan itu akan digapai hanya dengan berangan-angan, dan tidaklah kebahagiaan hidup sejati itu akan diraih dengan terus menunda-nunda. Lakukan sekarang! Sebelum waktu membunuh kita and your game is over.

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 17, 2010 in Coretan Isi Hati

 

Seonggok Isi Hati

assalamualaikum…hamdanlillah…akhirnya bisa menyambangi laman q ini…yach begitulah…maklum…kadang malezz banget ditambah dengan kesibukan di dunia nyata..jadi ya gitu deh…klo dah ketemu sing jenenge gawean ya gak bakalan ada habisnya…(begitu kata emak gue)….tapi yah..itulah hidup ini..harus ada yang namanya PERJUANGAN..dan setiap perjuangan musti ada sebuah PENGORBANAN..(wuihhh…seruis ni ye..eh serius)..

Ngemeng2 tentang yang namanya Perjuangan Hidup ni ya..suatu hari ogut pernah mendengar ucapan seorang ibu..,”Hidup itu harus ada perjuangan nak, klo g ada terasa hambar.” Mak cesss…dalemmm pas telingaku mendengarnya…Why?? yach…karena aku ngerti beliau bukanlah sembarang wanita menurutku…Asam garam merasakan hidup dengan putera-puterinya sendirian ditinggal suami yang berangkat berjihad bertahun2 lamanya pernah dijalaninya dengan sabar dan tetap taat pada keputusan suaminya…Klo kamu sebagai wanita, gmn jawabn u jika suamimu kelak hendak meninggalkanmu untuk berjuang di Jalan-Nya sementara kamu harus hidup dengan putera puterimu?? Sanggupkah???!

Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by pada Juni 25, 2010 in Coretan Isi Hati

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.